Minggu, 05 Agustus 2018

Tugas ASJ (Asministrasi Server Jaringan) IP address Dan subneting

           IP Address Dan Subneting
                                               

Pengertian IP Address
IP address adalah alamat sebuah komputer yang memungkinkan komputer dapat terhubung dengan komputer lainnya. IP address yang familiar kita gunakan adalah IP address internet protocol version 4 atau IPv4 yang berisikan 4 blok angka yang berisikan angka 0-255. Dalam sebuah IP address terdapat network id dan host id. Menjadi syarat agar komputer dapat saling terhubung jika IP address komputer tersebut memiliki network is yang sama namun hostnya berbeda.
Subnet mask
Sebenarnya, IP Address dan subnet mask memiliki peran yang tidak begitu berbeda. Keduanya berperan untuk membantu komputer kalian dikenal oleh jaringan. Yang membuat keduanya berbeda adalah ‘presisi’-nya. Jika IP address akan menunjukkan dengan persis alamat komputer kalian, subnet mask akan menunjukkan lokasi umum dimana IP address kalian ‘bertengger’.
Host
Dalam bahasa Indonesia, host sendiri berarti tuan rumah, dan peran tuan rumah dalam dunia jaringan tidak jauh berbeda dengan peran tuan rumah pada umumnya.
Pada umumnya, tuan rumah adalah orang yang harus mengakomodasi dan ‘menampung’ para tamu. Pada kasus jaringan, host berfungsi sebagai media penampung klien-klien. Alat yang dijadikan sebagai host ini sering kali disebut sebagai komputer server (tidak selamanya seperti ini) jika kalian pernah atau sering bermain atau berkunjung ke warung internet yang tersebar di banyak tempat.

Cara menghitung IP Address, subnet mask, dan host dengan mudah
Sekarang mari kita berpaling kepada topic utama artikel ini, yaitu menghitung ketiga variabel diatas dengan rumus yang tergolong mudah.
Dalam rumus ini, IP address akan menjadi variabel tetapnya, sehingga kalian tidak perlu menghitung lagi berapa IP address yang akan kalian dapat. Rumus yang akan digunakan dalam menghitung subnet mask dan host ini dinamakan formula host.
Contoh saja kita memiliki 192.168.0.0 sebagai IP address. Dan kalian memiliki 20 host di dalamnya. Bagaimana cara kita menghitung subnet mask-nya? Karena kalian hanya memiliki 20 host, cara termudah adalah menggunakan 255.255.255.0 sebagai subnet mask-nya. Ini berarti IP klien kalian akan dimulai dari 192.168.0.0 dan subnetnya 0.0.0.0-255.
Dari situ, kalian harus mengubah decimal tersebut menjadi kode biner (proses ini cukup mudah bila kalian mempelajari dasar-dasarnya). Formula host yang digunakan adalah 2n-2, dimana ‘n’ itu adalah banyak angka 0 di dalam subnet masknya (yang sudah diubah ke kode biner tentunya).
Bila subnet mask 255.255.255.0 diubah ke kode biner, maka akan menjadi 111111111 11111111 11111111 00000000. Jika dihitung dengan formula host, kita akan mendapatkan angka 28-2. Dari situ hanya perlu menghitung saja dan kalian akan mendapatkan jumlah host yang bisa masuk ke jaringan kalian.
Untuk bisa menghitung IP Address yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.
Silahkan anda lihat gambar diatas yang nantinya digunakan dalam menghitung IP Address.
Biasanya pertanyaannya adalah sebagai berikut :
Sebutkan Host, Network ID, Broadcast, Subnet Mask
Contoh Soal 1 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 192.168.100.80/25
Untuk menghitung Host ID. /25  = 32 -25 = 7
2^7 = 128
Berarti Jumlah Host ID = 128 Host
128 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast
Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 192.168.100.80 = 192.168.100.0
Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 192.168.100.80/25 = 192.168.100.127
IP Address yang bisa digunakan
192.168.100.1 – 192.168.100.126
Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 192.168.100.80/25 = 256 – 128 = 128
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.128

Contoh Soal 2 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 20.20.0.22/22
Untuk menghitung Host ID. /22  = 32 -22 = 10
2^10 = 1024
Berarti Jumlah Host ID = 1024 Host
1024 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast
Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 20.20.0.22 = 20.20.0.0
Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
1024 / 256 = 4
Broadcast pada 20.20.0.22/22 = 20.20.3.255
IP Address yang bisa digunakan
20.20.0.1 – 20.20.3.254
Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 20.20.0.22/22
2^10 adalah kelas B maka 10-8 = 2 = 2^2 = 4. 256 -4 = 252
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.252.0
Contoh Soal 3 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 10.10.10.10/24
Untuk menghitung Host ID. /24  = 32 -24 = 8
2^8 = 256
Berarti Jumlah Host ID = 256 Host
256 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast
Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.0
Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.255
IP Address yang bisa digunakan
10.10.10.1 – 10.10.10.254
Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 10.10.10/24 = 256 – 256 = 0
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.0
Note :
Anda perlu tahu Subnetmask Kelas IP Address
Kelas A = 255.0.0.0
Kelas B = 255.255.0.0
Kelas C = 255.255.255.0


Pengertian Subnetting dan Cara Menghitungnya

Pengertian Subnetting dan Cara Menghitungnya - Sebelum kita masuk pada cara mensubnetting IP Address ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu subnetting, pengertian dari subnetting  adalah proses membagi atau memecah sebuah network menjadi beberapa network yang lebih kecil atau yang sering di sebut subnet.

Biasanya dalam perhitungan subnetting semuanya pasti mengenai seputar Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Broadcast Address. Biasanya penulisan IP address adalah seperti192.168.1.1 , tetapi terkadang dituliskan 192.168.1.1/24 ,nah pasti ada maksudnya dari 192.168.1.1/24? Maksudnya adalah IP 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 (1111111.11111111.11111111.00000000) atau 24 bit subnet mask di isi dengan angka 1. Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.

Pengertian dari Classless Inter-Domain Routing (CIDR) sendiri  adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C.

 

Kita langsung pakai contoh aja:
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Lakukan subnetting pada sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/27 !
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /27 berarti 11111111.11111111.11111111.11100000 (255.255.255.224) atau jika ingin lihat table yang pertama.



  1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^3 = 8 subnet.
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^5 – 2 = 30 Host.
  3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 224 = 32(kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.
  4. host dan broadcast yang valid? Agar lebih mudah membacanya kita buat tabel.
 

Nah setelah mengetahui cara penghitungan subnetting class C selanjutnya kita coba untuk mempelajari subnetting class B oke langsung saja ke contoh soalnya.
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Kita coba subnetting pada IP Address class B. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah CIDR /17 sampai /30 . Untuk CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, Dari pada bingung, kita pakai contoh aja:
Contoh NETWORK ADDRESS 172.16.0.0/17
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
  1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet.
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^14 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid? Seperti biasa kita buat tabelnya supaya mudah. 


Bagaimana? Sama saja kan cara penghitungannya dengan Ip class C? hanya saja ini di mulai di octet ketigadan keempat oke sekarang langsung saja kita mencoba menghitung Ip class A.
 
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Sekarang kita coba hitung subnetting dengan Class A. Caranya juga sama saja dengan cara-cara diatas, hanya berbeda tempat oktet saja. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Subnet mask yang dapat di gunakan adahal CIDR /8 sampai /30.
oke langsung saja ke contoh soal seperti biasanya.
Contoh NETWORK ADDRESS 10.0.0.0/14.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /14 berarti 11111111.11111100.00000000.00000000 (255.252.0.0).
  1. Jumlah Subnet = 2^6 = 64 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^18 – 2 = 262.144 host
  3. Blok Subnet = 256 – 252 = 4(kelipatan 4). Jadi subnet lengkapnya: 0,4,8,12,16, dst.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
cara penghitungannya seperti ini, Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir.




Jumat, 03 Agustus 2018

Tugas Teknologi Layanan jaringan (TLJ)

Manfaat:
•  Data Sharing
•  Program Sharing
•  Device Sharing
•  Hubungan antar Perangkat yang berbeda
•  Paperless

   Dibawah ini pengertian dari manfaat komunikasi data sepertii :




1.Sharing Device
 Pengertian Sharing Device

Selasa, 31 Juli 2018

(Tugas TJBL) Perangkat Jaringan WAN

    Perangkat Jaringan Utama WAN
            (Wide Area Network)

1.Router
Pengertian Router
Router adalah suatu perangkat luar komputer atau alat yang mengirimkan paket data melalui jaringan internet menuju perangkat lain atau tujuannya menggunakan proses yang dinamakan routing.
Routing adalah proses yang terjadi saat pengiriman paket data dari jaringan satu ke jaringan yang lainnya yang terjadi melalui 3 lapisan(jaringan internet protocol) dari stack protokol 7-lapis OSI.
•Fungsi Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Fungsi utama dari router sendiri yakni sebagai pembagi atau penyalur IP address secara stastis atau memakai DHCP kepada seluruh perangkat komputer atau laptop yang terhubung pada perangkat router.
Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router.
Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. 
Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.
Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). 
Kelebihan:
  1. Dapat menyaring proses data dan dapat membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya proses yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lainya.
  2. Dapat menghubungkan jaringan computer ke jaringan lain.
  3. Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka terhadap masalah kelambatan waktu.
  4. Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.
  5. Setiap proses pengiriman data harus menggunakan IP address.
  6. Tergantung pada protokol.
  7. Biaya. Router umumnya lebih kompleks daripada bridge dan lebih mahal.
  8. Sistem tak terjangkau. pengguna routing table statik menyebabkan beberapa sistem dapat terjangkau oleh sistem lain.
Kekurangan:
  1. Akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi.
  2. Pilihan koneksinya terbatas tergantung jumlah koneksi.
  3. Dengan peran Ganda yang diemban router, maka kinerja PC router akan menjadi berat.
•Jenis-jenis router
Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.



Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP.
 router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.)
penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke Internet.

2.Modem
•Pengertian Modem
Pengertian Modem

Modem merupakan singkatan dari Modulator Demodulator. Modulator adalah bagian yang berfungsi untuk mengubah sinyal informasi menjadi sinyal pembawa atau carrier dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi yang diterima yang selanjutnya informasi tersebut dapat diterima dengan baik.
      Pengertian modem merupakan penggabungan dari 2 alat tersebut yang artinya modem adalah salah satu alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat-perangkat komunikasi jarak jauh dua arah biasanya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti Microwave Radio dan lain sebagainya, namun istilah modem dikenal sebagai perangkat keras yang dipakai 

Data yang berasal dari komputer dan berbentuk sinyal digital yang diberikan kepada modem yang kemudian akan diubah menjadi sinyal analog, ketika modem tersebut menerima data luar berupa sinyal analog, maka modem akan mengubahnya menjadi sinyal digital supaya dapat untuk diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog dapat dikirimkan dengan menggunakan media-media telekomunikasi seperti radio, telepon.


•Fungsi
-Fungsi modem yang pertama adalah melakukan modulasi sinyal digital ke analog untuk ditransfer. 
-fungsi modem yang kedua adalah melakukan demodulasi sinyal untuk mengembalikan sinyal ke bentuk digital sehingga mempresentasikan informasi tertentu.
   Jadi fungsi modem secara sederhana adalah mengubah sinyal analog menjadi digital dan mengubah sinyal digital menjadi analog. Dengan demikian, data dapat dikirim melalui media apapun yang mampu menstransmisikan sinyal analog, mulai dari mulai dioda sampai radio.
Selain itu modem juga berfungsi untuk:
- Menghubungkan sebuah perangkat (komputer, laptop, dsb) ke dalam jaringan. 
- Menerjemahkan sinyal dengan proses modulasi dan demodulas. 
- Memeriksa paket data untuk berkomunikasi

•Jenis Jenis Modem

                 

•  Modem Internal

Modem internal (PCI modem)
Modem internal (PCI modem)
Seperti namanya, modem internal merupakan jenis modem yang sudah terpasang langsung dalam CPU sebuah komputer. Jika diperhatikan, bentuknya berupa sebuah card yang dipasang dalam salah satu slot ekspansi mainboard, misalnya pada slot PCI atau ISA. Beberapa keuntungan menggunakan modem internal adalah harganya yang lebih hemat, tak membutuhkan banyak tempat, serta tak membutuhkan adaptor, sehingga lebih praktis.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM INTERNAL
Kelebihannya :
- Lebih hemat tempat.
- Dari segi harga lebih ekonomis.
- Tidak membutuhkan adaptor, karena telah terpasang di dalam CPU.
-Sistem terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurang rapi.
Kelemahannya :
- Tidak adanya indikator sebagaimana yang bisa ditemui pada modem eksternal. Akibatnya agak sulit untuk memantau status modem (walaupun bisa dilakukan lewat software).
- Tidak menggunakan sumber tegangan sendiri hingga harus dicatu dari power supply pada CPU.
- Dapat menambah suhu dalam kotak CPU. Karena adanya pengaruh Panas dari komponen - komponen dalam rangkaian modem internal.

•  Modem Eksternal

Modem eksternal (USB modem)
Modem eksternal (USB modem)
Merupakan jenis modem yang letak pemasangannya di luar CPU. Biasanya untuk menghubungkan modem ini dengan komputer, dilakukan melalui port USB atau COM. Salah satu keuntungan menggunakan modem eksternal adalah cukup fleksibel untuk dipindah-pindahkan dari satu komputer ke komputer lainnya

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM EKSTERNAL
Kelebihannya :
- portabilitasnya yang cukup baik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer lain.
- tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanya menyediakan sedikit slot ekspansi.
-Modem eksternal dilengkapi dengan lampu indikator yang memudahkan kita untuk memonitor status modem.
Kelemahannya :
- Harganya lebih mahal dibandingkan dengan modem internal.
- Membutuhkan tempat tersendiri untuk menaruhnya meskipun kecil.

•     MODEM DIAL-UP
Modem dial-up atau yang biasadisebut dengan hubungan langsungialah modem yang digunakansebagai media koneksi internetmelalui media kabel telepon.
modem yangmasih menggunakan saluran telepondengan menggunakan frekuensisuarasehingga jalur telepon tidakdapat digunakan saat terhubung keinternet

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM DIAL-UP
Kelebihan :
1. Koneksi Internet lebih mudahdigunakan.
2. 
Hampir smua PC dan Laptopsudah terpasang modem Dial-Up.
3. 
Penggunaan koneksi denganmodem Dial-Up lebih murah karenakoneksinya hanya bersifat sesaat.Kekurangan :
1. 
Kecepatan aksesnya hanyaberkisar 12 sampai 20 Kbps.
2. 
Apabila modem Dial-Up digunakanbersamaan dengan telepon rumahsedangkan modem dial upterkoneksi dengan telepon rumahdalam keadaan sibukmaka internetakan terputus secara otomatis.

•  Modem ISDN

Modem ISDN
ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah sistem telekomunikasi yang memiliki suatu layanan antara data, gambar, dan suara yang diintegrasikan ke jaringan, yang mana menyediakan konektivitas digital dari ujung menuju ujung untuk menunjang ruang lingkup pelayanan yang luas. 




  • Modem GSM

  • Modem GSM
    Modem GSM adalah salah satu jenis modem yang menggunakan telepon seluler sebagai sistem transfer data. Modem GSM dapat dipakai diseluruh kartu koneksi provider-provider apapun asalkan sifatnya GSM. 

    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM GSM
    kelebihan modem GSM :
    - modem GSM memiliki Jangkauanjaringan yang sangat luas
    hampir semua tempat di DKI sudahmendapatkan jaringan 3G atauHSDPA atau HSUPA
    -Harga modem GSM yang sudah 3Gharganya relatif murahsekitar300ribuan.


    Kekurangan modem GSM:
    karena jalur akses data dan cellulartidak terpisah maka konektivitaskurang stabil
    - harga langganan perbulan masih mahal. rata-rata di atas 100ribu.



  • Modem Analog

  • Modem Analog
    Modem analog yaitu modem yang mengubahsinyal analogmenjadi sinyal digital.
    Data dari komputer yangberbentuk sinyal digitaldiberikan kepada modem untukdiubahmenjadi sinyal analog.Sinyal analog tersebutdapatdikirimkan melalui beberapamedia telekomunikasi sepertitelepon dan radio.
    Setibanya di modem tujuan,sinyal analog tersebut diubahmenjadi sinyal digitalkembalidan dikirimkan kepadakomputer.



  • Modem ADSL

  • Modem ADSL
    Modem ADSL ialah sebuah perangkat yang juga digunakan untuk menghubungkan komputer atau juga router ke saluran telepon sehingga bisa mentransfer data ataupun mengakses internet. Pada ADSL mempunyai berbagai macam dari jenis kecepatan , USB atau Universal Serial Bus), router dan juga perangkat-perangkat yang lain yang terdapat juga di dalamnya. Seperti misalkan ada yang bisa digunakan untuk dua komputer dengan menggunakan USB dan juga ada bisa digunakan hingga empat komputer bahkan juga lebih dengan menggunakan Ethernet LAN.  


    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM ADSL
    Kelebihan :
    – Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkandata, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
    – Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSLmembuat kegiatan Internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapatberInternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.
    Kekurangan :
    – Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakinjauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardutelepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses Internetnya.
    – Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL.
    – Kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan jarak tiang Telkomatau DSLAM terdekat, artinya jika jarak modem ADSL dengan DSLAM jauh makakecepatan koneksi akan menurun karena banyaknya hambatan medium yangdilaluinya dan sebaliknya jika jaraknya dekat, koneksinya akan mencapai kecepatanyang diharapkan. 



  • Modem Kabel
  • Modem Kabel
    Modem kabel adalah salah satu jenis modem yang dapat untuk menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel.

    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM KABEL
    Kelebihan :
    1. Layanan internet dapat dilakukantanpa batas atau unlimited.
    2. Tidak memerlukan tambahanbiaya karena dengan menggunakanmodem kabel pembayaran internetdapat dilakuan setiap bulan.
    3. Kecepatan aksesnya tidakdipengaruhi oleh jam-jam sibuk.
    Kekurangan :
    1. Jaringan masih bersifat terbatas.
    2. Untuk jaminan layanan ISPtertentu diharuskan berlangganan TVKabel.
    3. Modem kabel harganya termasukmahal. 


  • Modem CDMA
  • Modem CDMA
    Modem CDMA adalah modem yang menggunakan frekuensi CDMA 800 MHz atau CDMA 1x. Yang terbaru saat ini menggunakan frekuensi EVDO Rev-A atau setara dengan 3G dan teknologi CDMA yang terbaru adalah EVDO Rev-B.


    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEM CDMA
    Kelebihan modem CDMA :
    Jalur komunikasi Data dan Cellularterpisahsehingga konektivitas stabil
    -Harga langganan perbulantermurah.

    Kekurangan modem CDMA:
    Harga modem masih mahaldi atas700ribu yang sudah mendukungEvdo Rev.A (3.1 mbps)
    -Jaringan CDMA masih belum luas

    3. CSU/DSU
    CSU / DSU (Channel service unit / Data Service Unit) adalah perangkat antaramuka digital yang digunakan untuk menghubungkan perangkat pengguna ke perangkat DTE , misalnya dari Router ke fasilitas transmisi atau sirkuit digital (misalnya T1 . CSU berfungsi untuk menghubungkan peralatan pengguna dengan jaringan digital telepon , sedangkan DSU berfungsi untuk menyesuaikan antarmuka fisik dari DTE ke fasilitas transmisi dan mengatur waktu jaringan . Biasanya , CSU .DSU tergabung menjadi satu perangkat atau dibuat dalam bentuk kartu antarmuka pada router.

    PENGERTIAN DTE ( Data Terminal Equipment )
    Data Terminal Equipment (DTE) adalah instrumen terakhir yang mengubah informasi  menjadi sinyal atau sinyal yang diterima reconverts.  Ini juga dapat disebut sirkuit ekor .

    4.  COMMUNICATION SERVER

    Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.Communication Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remote akses ke LAN. Communication Server memiliki beberapa interface analog dan digital serta mampu melayani beberapa sekaligus. 

    Dengan menggunakan Communication server ini kita dapat terkoneksi ke beberapa fitur penting untuk sebuah Enterprise, misal Email, Calendar, Chat Yahoo atau MSN, VoiceMail, VideoConference dengan sebuah account yang terintegrasi. Kita pun dapat mengakses fitur yang terdapat di OCS .

    Kamis, 03 Mei 2018

    Menghitung volume Tabung

        Menghitung Volume Tabung
         Menggunakan Pseudocode

    Volume Tabung
    •Star
    •input tinggi tabung
    •input jari-jari
    •V=3.14*jari-jari*jari-jari*tinggi
    •output volume
    •end

     Program Pseudocode




    Menghitung Luas Segitiga menggunakan Pseudocode

    Menghitung Bangun Datar 
    Menggunakan C++

    •Penyajian Algoritma
    Menghitung luas segitiga menggunakan
    Pseudocode
    Luas segitiga dihitung dengan rumus L=1/2*a*t
    •masukkan alas
    •masukkan tinggi
    •luas segitiga=0.5*alas*tinggi
    •tampilkan luas segitiga
    •Program Pseudocode